Minggu, 05 Mei 2024

TUHAN MELIHAT HATI



1 Samuel 16 : 7
Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."


Tidak salah jika kita memperhatikan penampilan diri kita agar enak dilihat, demikian juga bila kita menjaga kata² yg kita ucapkan dan menjaga tingkah laku di depan orang lain. Agar bisa menyenangkan bagi orang lain atau kek kita menjaga imets kita di depan orang. Mengapa hal ini kita lakukan ? Agar orang tidak bisa dgn mudah menilai kita atau tidak bisa melihat isi hati dan pikiran kita.

Karena apa?
Hati manusia memang sulit di duga sebagaimana ungkapan “dalamnya laut bisa di duga, dalam hati siapa tahu?”

Tapi tidak dgn Allah. Ia adalah sang Pencipta, mengetahui segala rancangan, pikiran dan isi hati manusia, yang tidak dapat dilihat oleh orang lain. Allah tidak hanya melihat dan terkesan dengan penampilan luar, namun Ia melihat hati.


Ingat teman² penilaianmu terhadap seseorang bisa saja salah. Maka dari itu firman Tuhan melarang kamu untuk menghakimi atau mengukur orang lain dengan ukuranmu, apalagi berdasarkan penampilan luarnya.

Yang berhak menilai manusia itu haya Tuhan, bukan kita sesama manusia, karena ukuran kita menilai orang berbeda dengan penilaian Tuhan, "Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati." 1 Samuel 16:7b.

Memang kita tidak boleh meremehkan penampilan, namun itu bukan yang utama. Alkitab dengan tegas melarang kita untuk menilai, menghakimi atau mengukur seseorang berdasarkan penampilan luarnya.

Karena!!!
Yang berhak menilai seseorang adalah Tuhan, bukan kita. Tugas kita adalah mengasihi dan memberkati sesama kita!


RENUNGAN ALKITAB - Kuasailah Dirimu dengan Kasih bukan Kebencian

Amsal 10 : 12 Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. Hal yg paling buruk merusak yg bisa ada dlm kehi...