2 Tawarikh 7:14 TB
Sekitar tahun 957 SM, setelah Raja Salomo menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk merencanakan, membangun, dan, akhirnya mendedikasikan bait suci yang dirindukan ayahnya, Raja Daud,—Tuhan memperkenalkan diri-Nya dengan mengirimkan api turun dari surga dan memenuhi bait suci dengan hadirat-Nya.
Kemudian Tuhan menampakkan diri kepada Salomo di malam hari, menjelaskan bagaimana DIA mendengar doanya dan memilih bait sucinya—mengingatkan Salomo bagaimana orang Israel harus menanggapi ketika mereka menghadapi hal-hal yang sulit. Dia berkata:
“Dan umat-KU, yang atasnya nama-KU disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-KU, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”
2 Tawarikh 7:14 TB
Meskipun pesan khusus ini diberikan kepada orang tertentu pada waktu tertentu dalam sejarah—merendahkan diri, mencari Tuhan, dan berbalik dari dosa-dosa kita adalah tindakan yang harus terus kita hidupi sepanjang waktu.
Kerendahan hati yang sejati, doa yang jujur, dan pertobatan yang tulus adalah kunci menuju keintiman dengan Allah.
Dan kita tidak bisa memalsukannya. Kita tidak bisa hanya mengikuti alur. Kita tidak bisa sekedar berpura-pura “terlihat” rendah hati dan bertobat … dan kita tidak bisa melakukan hal-hal ini sendiri.
Kita perlu datang kepada Tuhan untuk menerima pertolongan-NYA. Kita membutuhkan Dia untuk mempertahankan sikap kerendahan hati, doa, dan pertobatan.
Jadi, jika Anda merasa jauh dari Tuhan, mencoba melakukan sesuatu dengan cara Anda sendiri, atau dengan sengaja berlari ke arah yang berlawanan dengan Pencipta Anda—belum terlambat untuk berbalik.
Anda masih bisa datang kepada Tuhan, mengakui bahwa Anda tidak dapat menjalani hidup sendirian, dan mencari pertolongan-NYA. Dia adalah Bapa yang pengasih, pengampun, dan penyembuh yang ahli dalam menjadikan segala sesuatu baru. Dia tidak pernah berhenti mengundang kita untuk mendekat kepada-NYA.
Tuhan, aku sangat bersyukur bahwa aku dipanggil dengan nama-MU. Meskipun aku tidak sempurna, Engkau tetap memanggilku milik-MU. Setiap hari, aku ingin memenuhi panggilan itu dan menjadi pribadi yang Kau harapkan. Tolong bantu aku untuk lebih rendah hati, lebih mencari-MU, dan berpaling dari hal-hal yang salah. Dalam nama Yesus, Amin.
Selamat pagi.... Selamat beraktivitas kembali... Tuhan Yesus memberkati kita semua...😇