Senin, 23 Oktober 2023

RENUNGAN ALKITAB - KuasaNya menyembuhkan orang buta

Yohanes 9:1-41

Yohanes 9 bercerita tentang kisah seorang buta sejak lahir.

Pemahaman seperti itu terlihat juga dalam pikiran para murid. Murid-murid Yesus mempertanyakan apakah orang buta tersebut buta diakibatkan dosa dia sendirikah? Atau dosa orang tuanya? Untuk mengubah pemikiran para murid² ini. Yesus memberi penjelasan. Bahwa Kadang Allah mengizinkan keadaan seperti itu agar pekerjaan-Nya dinyatakan. Sebaliknya Tuhan Yesus mengatakan “tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia”.

Setelah Tuhan Yesus menyembuhkan mata orang buta itu, membuatnya bisa melihat. Persoalan sakitnya selesai. Namun persoalan baru muncul, yaitu waktu peristiwa itu terjadi pada hari Sabat dan cara yang dilakukan untuk penyembuhan itu yang dipermasalahkan oleh pemimpin agama orang Yahudi yang menuduh itu melanggar aturan hari Sabat. 

Hal yang luar biasa terjadi pada orang yang sudah disembuhkan tersebut adalah imannya justru bertumbuh, walaupun ia mengalami tindakan pengucilan dari lingkungan masyarakat, dan keluarganya. Bahkan akhirnya dia diusir dari tempat tinggalnya.
Kemudian di Yohanes 9:35 mencatat bahwa setelah Yesus mendengar bahwa orang itu telah diusir keluar maka Yesus mencari dia. Yesus tidak meninggalkan orang ini sendirian. Yesus hadir di sisinya dan memberinya keyakinan. “Percayakah engkau kepada Anak Manusia?” Jawabnya, “Aku percaya, Tuhan!” dan kemudian orang itu tersungkur ke tanah, bersujud menyembah Yesus (ayat 36-38). 
Di satu sisi orang-orang Farisi yang ada di situ mencari-cari kesalahan Yesus kemudian bereaksi setelah mendengar kalimat Yesus “Aku datang untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya yang dapat melihat menjadi buta” (ayat 39). Orang-orang Farisi menjadi tidak senang, dan bilang kepada Yesus, jadi maksudMu kami ini buta? Maka Yesus menjawab mereka, "Sekiranya kamu buta, kamu tidak berdosa, tetapi karena kamu berkata: Kami melihat, maka tetaplah dosamu." 

Orang-orang Farisi ini secara jasmani bisa melihat, namun setelah melihat karya dan pekerjaan Tuhan hatinya bukan menjadi percaya tetapi mereka mengeraskan hati tidak mau percaya, maka mereka akan tetap berada dalam kebutaannya. Dan itu adalah kebutaan yang lebih dahsyat daripada buta jasmani karena buta itu adalah buta rohani yang berakibat fatal dalam kekekalan. 
Dari Yohanes 9 kita belajar bahwa hendaknya kita memiliki iman yang bertumbuh ditengah tekanan dan masalah, dan tentu saja hal ini terjadi karena kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Kemudian hendaknya kita selalu membuka hati dan mempunyai mata rohani yang celik dalam melihat karya Tuhan yang luar biasa dalam kehidupan kita, ditengah masalah dan tantangan yang kita hadapi. Dan ketahuilah.. Tuhan Yesus setia dan tidak meninggalkan kita sendirian. Amin!

RENUNGAN ALKITAB - Kuasailah Dirimu dengan Kasih bukan Kebencian

Amsal 10 : 12 Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. Hal yg paling buruk merusak yg bisa ada dlm kehi...